Tipografi Dalam Pembuatan Layout – Dalam melayout
suatu naskah baik berupa buku, majalah maupun Koran memerlukan pengetahuan akan
tipografi yang mendalam. Hal tersebut dimaksudkan akan mempermudah proses dari
layout yang akan dilangsungkan.
Secara sederhana
tipografi merupakan ilmu yang mengatur tentang penataan huruf dalam setiap
ruang baca ynga tersedia pada tiap halaman sehingga akan menimbulkan kesan
kenyamanan yang mendalam bagi pembaca.
Dalam tipografi
terdapat beberapa komponen utama yang menjadi dasar dalam melayout naskah
tulisan. Dimana komponen tersebut tersusun dalam pengorganisasian halaman
dimana hal tersebut ditujukan agar mempermudah alur ketika membaca naskah
tersebut.
Baca Juga : Manfaat Menulis Buku
Pada lazimnya
pengorganisasian dalam layout naskah terbagi menjadi 2 bagian yaitu :
1.
Judul utama
Judul utama
merupakan judul yang akan menimbulkan kesan mendalam pertama kali bagi pembaca.
Oleh sebab itu dalam membuat judul utama tidak perlu menggunakan ukuran font
yang terlalu besar namun cukup dibuat dengan tatanan yang menarik serta meski
diberikan kontras yang kuat.
Cukup dengan
begitu saja akan membuat judul eye catching, tak perlu unsure yang berlebihan
cukup dengan menatanya sesuai dengan desain cover buku yang telah ditetapkan.
2.
Headlines
Headlines
merupakan judul yang akan membawa pembaca untuk menuju teks dari tulisan pada
naskah tersebut. jika dalam menyajikan headlines saja tidak menarik maka akan
memungkinkan pembaca akan malas untuk membaca isi teksnya. Oleh sebab itu simak
tips memformat headlines berikut ini :
- Formatlah huruf pertama menjadi huruf capital yang kemudian
setelahnya disusul dengan penggunaan huruf biasa. Disana akan menegaskan dimana
headlines tersebut merupakan judul dari isi teks naskah tersebut.
-
Jika headlines terdapat di atas kolom maka buatlah ukuran hurufnya
memenuhi setiap baris kolom tersebut.
Baca Juga : Media Online Sebagai Ajang Promosi Buku
-
Hindarilah penggunaan huruf yang terkesan tradisional pada
headlines.
-
Jika headlines dalam teks tersebut lebih dari satu baris maka
hindarilah untuk melakukan pemotongan kosakata yang akan menimbulkan
kesalahpahaman ketika pembaca membaca secara sekilas headlines tersebut.
Dari dua
pengorganisasian tersebut merupakan hal – hal penting yang menajdi komponen
layout naskah tulisan. Sehingga pemahaman akan tipografi meski ditekanankan
dalam proses layouting naskah tulisan.
Dalam proses
layout naskah tulisan memang tidak begitu banyak dilakukan oleh penulis sendiri
karena penulis lebih cenderung untuk menggunakan Jasa Layout Naskah pada pihak Jasa Penerbit Indie ataupun layouter freelance.
Hal tersebut
terjadi karena kurangnya pemahaman penulis terkait bagaimana cara melayout
naskah tulisan yang menarik serta menimbulkan kenyamanan bagi pembaca ketika
membaca naskah tulisan tersebut.
Baca Juga : Tata Letak Desain Cover
Meninjau hal
tersebut maka, tidak heran apabila semakin gencar jasa penerbit indie yang
turut berpartisipasi untuk memberikan kemudahan bagi penulis dalam proses
layouting naskah tulisan yang telah ia tulis secara keseluruhan.
Meski terbilang
sederhana namun proses layouting naskah juga meski diperdalami dengan
mempelajari tipografi. Memberikan kenyamaan bagi pembaca hasil karya tulis yang
telah diciptakan merupakan suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang
penulis.

0 komentar:
Post a Comment