Saturday, March 10, 2018

Membuat Naskah siap Cetak? Why Not?



Membuat Naskah siap Cetak? Why Not? – Membuat sebuah naskah tulisan tentu bukanlah hal yang sulit dan juga perihal gampang yang dapat dilakukan oleh penulis. Membuat naskahyang memiliki kualitas yang tergolong baik memang membutuhkan begitu banyak pelajaran yang meski dipelajari sebelumnya. 


Banyak dari penulis yang kerap menghabisakn begitu banyak uang untuk membuat naskah menjadi lebih berkualitas. Hal tersebut adalah hal yang lumrah karena setiap dari kalangan penulis memiliki kemampuan menulis yang berbeda – beda. 

Naskah yang telah siap untuk diterbitkan merupakan naskah yang memang telah baik dari sisi kualitasnya sehingga sebelum diterbitkan naskah harus melalui tahapan editing naskah guna dapat memaksimalkan naskah dari berbagai kesalahan baik berupa kesalahan tipografi maupun kesalahan – kesalahan yang fatal dalam penulisan. 


Namun setelah naskah siap diterbitkan bukan berarti akan langsung siap untuk dicetak. Naskah tersebut meski melewati tahapan layouting naskah terlebih dahulu yang memang sudah banyak disediakan oleh Jasa Penerbit Indie

Jasa Layouting Buku memang diperlukan bagi penulis yang kerap tidak memiliki pengetahuan terkait layout naskah. Namun, apabila memang menginginkan naskah yang sidap untuk langsung dicetak, maka pada dasarnya kamu dapat melakukan layouting sendiri. 

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan yang merupakan sebuah tips sukses membuat naskah yang siap untuk dicetak :

1.     Format naskah dalam ukuran buku
Jika sebelumnya naskah dibuat pada file Microsoft word dengan format ukuran A4 maka ukuran buku yang alzim digunakan ialah A5. Oleh sebab itu aturlah terlebih dahulu format naskah tersebut kedalam format ukuran buku.

2.     Mengatur margin ketika memformat buku
Setelah naskah telah berhasil diformat dalam ukuran buku selanjutnya kamu meski mengatur margin yakni jarak antara sisi kanan, kiri, atas dan bawah. Dalam hal ini kamu meski pandai menganalisa dimana hal tersebut akan membuat buku untuk lebih mudah serta lebih nyaman untuk dibaca. 

3.     Membuat halaman judul serta halaman dibalik judul
Membuat halaman judul serta halaman dibalik judul juga merupakan hal yang meski dilakukan oleh penulis ketika ingin membuat naskah yang siap untuk langsung dicetak, namun hal itu juga harus ditunjang dengan kemampuan dalam membuatnya.


4.     Membuat halaman header serta footer pada buku
Halaman header dan footer menjadi salah satu komponen yang juga dikerjakan oleh penulis, karena setiap pengaturan halaman ganjil dan genap memiliki pengaturan yang berbeda. 

5.     Mengatur font
Setiap ukuran font pada masing – masing kata tentulah berbeda misalnya pada judul utama, headlines serta teks sudah pasti harus dibuat dengan ukuran yang berbeda dimana ukuran huruf tersebut akan menjadi identitas dari setiap komponen tersebut. 

6.     Membuat daftar isi
Membuat daftar isi juga harus dilakukan karena daftar isi merupakan suatu kewajiban yang harus ada dalam buku, membuat naskah yang siap cetak memang memerlukan kesiapan dari penulisnya. 

7.     Menconvert naskah ke pdf
Setelah setiap komponen yang sudah dijelaskan sebelumnya telah terselesaikan dengan baik lalu convertlah file tersebut dalam bentuk pdf setelah itu naskah tersebut telah benar – benar siap untuk dicetak.


Dari beberapa tips yang sudah dijelaskan di atas merupakan tips dimana kamu akan membuat naskah yang memang sudah siap dicetak. Hal tersebut memang akan menguntungkan penulis apabila dapat dilakukan sendiri. 

Namun, apabila memiliki keterbatasan dalam kemampuan membuat layout naskah sendiri penulis cukup dengan menggunakan jasa penerbitan yang memang memiliki layanan jasa dalam layouting buku sepertihalnya penerbit indie.

0 komentar:

Post a Comment