Memahami Tipe Editing Naskah – Dalam proses publikasi hasil
karya tulis agar dapat dinikmati serta menjadi manfaat bagi khalayak banyak
meski melalui tahapan editing terlebih dahulu.
Tidak semua
dari penulis yang mahir dalam proses editing naskah sehingga dalam hal ini
peran editor sangat diperlukan dalam editing naskah. Maraknya Jasa Editing Naskah sudah sangat
berhamburan disediakan terutama dalam kalangan Jasa Penerbit Indie.
Baca Juga : Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Layouting
Hal tersebut
memang sudah menjadi peluang tersendiri bagi setiap jasa penerbitan mengingat
tidak sedikit dari penulis yang akan membutuhkan jasa edit atau penyuntingan
naskah. Naskah yang berhasil ditulis oleh penulis dalam bentuk yang masih mentah
tentu tak dapat langsung untuk dicetak.
Editing naskah
merupakan suatu hal wajib yang perlu dilakukan guna mengindarkan ragam
kesalahan dalam penulisan. Selain itu editing juga bertujuan agar naskah lebih
disempurnakan dengan rangkaian kata yang tepat dan indah sehingga karya tulis
tersebut dapat dengan mudah dipahami dan dapat lebih banyak menarik perhatian.
Kualitas dari
naskah yang ingin dipublikasikan haruslah terbilang baik karena hal tersebut
akan sangat berpengaruh pada proses penjualan buku setelah diterbitkan. Dalam mengedit
naskah baik penulis ataupun seorang editor yang handal meski dibekali ragam
pemahaman seperti halnya tipe – tipe yang ada dalam editing naskah.
Terdapat dua
tipe dalam proses editing naskah yang wajib diketahui serta dipelajari bagi
penulis dan juga editor. Simak uraiannya berikut ini :
1.
Developmental
Editing
Tipe editing
ini merupakan tipe editing yang melakukan segala proses editing naskah dengan
melakukan beberapa cara sebagai berikut :
-
Mengikuti kehendak klien
Dalam hal ini editor lebih memfokuskan setiap
keinginan dari penulis akan editing naskah tulisannya, cara ini merupakan cara
yang masuk dalam tipe dalam editing sebuah naskah tulisan.
Baca Juga : Fakta Menerbitkan Buku PadaPenerbit Indie
-
Memberikan pertimbangan terhadap isi naskah
Cara mempertimbangkan isi naskah ini
dilakukan oleh editor terhadap keseluruhan dari aspek naskah dengan memberikan
analisa serta peninjauan terhadap kesesuaian naskah tulisan.
-
Penulisan kembali dan riset
Penulisan kembali dilakukan oleh editor demi
mendukung kualitas dari naskah yang telah ditulis sebelumnya. Hal ini juga
mencegah dan meminimaliasir ragam kesalahan yang sering terjadi dalam
penulisan.
2.
Substantive Editing
Cara kerja
yang dilakukan dalam editing naskah oleh tipe editing substantive ini ialah
dilakukan dengan cara berikut ini :
-
Merumuskan paragraph
-
Mengabungkan saran dan kritik
-
Meminta pendapat pihak lain
-
Meninjau keseluruhan aspek naskah
-
Mengidentifikasi masalah
-
Menulis kembali keseluruhan aspek
Dua tipe di
atas merupakan tipe editing yang lazim dan meski dipahami guna agar dapat
menambah wawasan serta pengetahuan yang lebih mendalam terhadap dunia editing
naskah. Bagi setiap jasa penerbitan
sudah pasti akan merektrut tenaga yang memang sudah ahli dalam editing. Akan tetapi
dengan mengetahui serta mempelajari hal yang berkaitan dengan editing dapat
membuat penulis juga dapat melakukan self editing.
Tipe penyuntingan
atau editing naskah tersebut merupakan tipe yang memang lazim dalam proses
editing naskah. Dimana seorang editor akan lebih memiliki cara masing –masing
dari tipe yang ia terapkan dalam editing naskah. Hal terpenting yang perlu
diingat bahwa setiap dari tipe editing naskah yang ada akan membawa sebuah
kemudahan bagi seorang editor dalam melakukan proses editing naskah.
Pada dasarnya
tipe apapun yang ada dalam editing naskah seperti dua tipe yang sudah
dijelaskan tadi maka akan lebih baik jika diterapkan secara mendalam agar
kinerja menajdi seorang editor lebih terarah dan juga akan menuaikan hasil yang
maksimal dalam editing.

0 komentar:
Post a Comment